Kalau ingin jalan-jalan singkat tanpa menginap, Cirebon terasa pas untuk dicoba. Dari Jakarta, perjalanan kereta bisa dimulai pagi hari sehingga waktu siang dapat dipakai untuk menikmati kuliner khas kota ini.
Berangkat pagi, makan siang di Cirebon
Rute ini cocok untuk perjalanan sehari karena tidak membutuhkan persiapan yang rumit. Pilih kereta pagi dari Jakarta, lalu cek kembali jadwal dan stasiun keberangkatan sebelum berangkat karena waktu perjalanan serta ketersediaan tiket dapat berubah.
Setibanya di Cirebon, jangan terlalu banyak mengejar tempat. Fokus pada satu atau dua hidangan khas agar perjalanan tetap santai dan masih punya waktu untuk berjalan sebentar di sekitar kota.
Empal gentong: kuah hangat yang mengenyangkan
Empal gentong adalah salah satu hidangan Cirebon yang layak dijadikan tujuan utama. Kuahnya gurih dan kaya rempah, dengan potongan daging serta jeroan yang biasanya disajikan hangat. Tambahan cabai membuat rasanya bisa disesuaikan dengan selera.
Semangkuk empal gentong terasa cocok untuk makan siang setelah perjalanan kereta. Makan perlahan, tambahkan nasi secukupnya, dan perhatikan pilihan lauk atau jeroan bila ingin porsi yang lebih ringan.
Nasi jamblang, sederhana tetapi khas
Kulineran di Cirebon belum lengkap tanpa mencoba nasi jamblang. Nasi putih yang dibungkus daun jati ini biasanya ditemani banyak pilihan lauk, seperti sambal, tahu, tempe, telur, sate, atau olahan daging.
Menariknya, kita bisa memilih lauk sesuai selera dan kebutuhan. Ambil beberapa pendamping yang benar-benar ingin dimakan, bukan sekadar mencoba semuanya. Dengan begitu, makan siang tetap nikmat tanpa terasa terlalu berat untuk perjalanan pulang.
Cirebon bisa menjadi tujuan kuliner sehari yang realistis dari Jakarta: berangkat pagi, makan siang dengan empal gentong dan nasi jamblang, lalu pulang dengan pengalaman baru tanpa perlu menginap.
← Kembali ke Catatan Sehat